Manfaat Gula Rendah Kalori Untuk Kesehatan

3 min read

gula rendah kalori

Hampir semua orang menyukai rasa manis, dan biasanya rasa manis ini bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti makanan kering, permen yang dimana kita tahu sangat tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.

Sebagai alternatif adaa baiknya untuk mendapatkan rasa manis ini dari gula yang rendah kalori. Mengingat Ada banyak resiko yang mengintai dibalik rasa manis yang disukai. Untuk itu hadir gula rendah kalori yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, yuk simak selengkapnya.

Mengenal Pemanis Rendah Kalori Yang Baik Untuk Tubuh

Bahaya Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak

gula rendah kalori

Gula yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sendiri adalah gula yang terbuat dari tebu. Namun terlalu banyak dikonsumsi akan memicu penyakit diabetes atau yang lebih dikenal dengan kencing manis, kegemukan atau obesitas dan penyakit lainnya. Bukan hanya itu mengkonsumsi banyak gula juga mengubah metabolisme bahkan, pada kondisi yang kritis bisa menyebabkan rusaknya pada hati.

Meskipun begitu banyak bahaya yang mengintainya, masih banyak masyarakat yang menganggap sepele hal ini. Bahkan tanpa disadari makanan dan juga minuman di sekitar kita banyak mengandung gula. Himbauan untuk mengurangi konsumsi gula bahkan telah diatur dalam Permenkes No. 30 pada tahun 2013, yang membatasi konsumsi gula hanya 50 gram atau setara dengan 4 sendok dalam satu hari. Sementara WHO hanya menyarankan 25 gram saja.

Himbauan tersebut tentunya sangat sedikit, mengingat jumlah tersebut hanya untuk membuat minuman saja. Hingga hadirlah gula rendah kalori yang dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Gula ini memiliki rasa manis yang berkali lipat sehingga hanya dengan sedikit gula sudah bisa merasakan manis. Gula ini juga membantu untuk membatasi asupan gula pada tubuh sesuai dengan yang disarankan berbagai lembaga kesehatan.

Manfaat Beralih Pada Gula Dengan Kalori Rendah

gula pasir

Kandungan kalori pada gula ini memang dianggap lebih rendah dibandingkan dengan pada umumnya. Sehingga banyak digunakan sebagai alternatif pengganti gula dari tebu yang masih banyak digunakan. Bagi anda yang sedang melakukan program penurunan badan gula ini banyak dijadikan pengganti. Sebab, seseorang yang sedang melakukan diet tidak baik untuk mengkonsumsi gula tambahan selain gula dari bahan alami seperti buah buahan.

Gula dengan kalori yang rendah juga bisa dikonsumsi untuk mereka yang memiliki diabetes. Karena gula yang rendah dengan kalori tidak akan mempengaruhi kadar glukosa yang ada di dalam darah. Untuk itu gula jenis ini bisa dikonsumsi untuk penderita diabetes tanpa perlu takut akan membuat gulanya makin tinggi. Bagi anda yang ingin menghindari diabetes juga bisa mengkonsumsi gula rendah kalori satu ini, agar kesehatan tetap terjaga dengan baik.

Gula jenis ini juga bisa ditambahkan diberbagai makanan atau minuman. Karena penggunaan yang sedikit sudah manis sehingga, anda bisa menjaga asupan gula yang anda butuhkan. Dengan takaran yang pas dan tidak terlalu berlebihan tentunya manfaat kesehatan bisa didapatkan hanya dengan mengganti gula anda. Membuatnya untuk minuman atau menambahkan pada pembuatan kue tentunya tak perlu khawatir lagi.

Penggunaan Gula Dengan Kalori Rendah Yang Tepat

Manfaat gula rendah kalori

Di Indonesia sendiri gula ini banyak dan mudah untuk ditemui seiring dengan meningkatnya kesadaran hidup sehat. Hadirnya gula ini tentunya anda tak perlu mengorbankan menghilangkan rasa manis dalam hidup anda. Dengan mengkonsumsi gula yang rendah akan kalori juga tidak akan membuat anda khawatir soal lonjakan gula yang tinggi. Terutama kadar glukosa dalam darah yang selama ini selalu menjadi momok untuk semua orang.

Dalam 1 gram gula biasa umumnya memiliki kandungan kalori sebanyak 50 gram. Sementara kalori yang ada pada gula rendah kalori, tidak ada sama sekali. Tidak semua gula dengan kalori yang rendah menggunakan gula buatan. Karena saat ini banyak ditemukan bahan alami yang juga memiliki rasa manis namun rendah kalori. Terimakasih untuk ilmu pengetahuan yang semakin hari semakin berkembang, sehingga hidup sehat menjadi mudah.

Pemanis alami yang digunakan dengan kalori 0 adalah tanaman stevia yang kini sebagai inovasi baru. Pemanis dengan rendah kalori ini juga aman jika digunakan dalam keseharian hidup anda. Memang sebelumnya pemanis yang rendah kalori ini digunakan dalam minuman dan makanan olahan. Kini pemanis dengan kalori rendah dikemas dalam jumlah sachet. Sehingga anda dengan mudah menambahkan pada makanan maupun minuman.

Beberapa orang memang masih belum ingin beralih menggunakan gula yang rendah akan kalori, karena dipercaya mampu memicu kanker. Hingga munculah penelitian yang dilakukan para ahli di National Cancer Instite bahwa gula rendah kalori tidak ada bukti ilmiah yang bisa membuatnya meningkatkan risiko kanker. Bahkan banyak ahli yang juga mengatakan jika dalam takaran yang pas gula ini dianggap aman baik untuk wanita hamil sekalipun.

Takaran yang harus diperhatikan dalam konsumsi gula ini juga berbeda tergantung dari jenis gula yang digunakan. Anda bisa melihat takaran yang dianjurkan di kemasan atau melihat aturan umum yang disarankan. Batas maksimal yang dianjurkan dalam mengkonsumsi gula ini adalah 50 mg per kg dari berat badan anda. Misalnya berat badan anda 50 kg maka jumlah dalam sehari yang dianjurkan adalah 50 x 50 = 250 mg setiap harinya.

Sementara menurut FDA yakni lembaga pengendalian pangan, pemanis dengan rendah kalori yang dianjurkan harus disesuaikan dengan jenis pemanis yang digunakan. Jika pemanis yang anda konsumsi menggunakan aspartam, maka jumlah yang harus anda konsumsi adalah 50 mg per kg dari berat badan anda. Umumnya dalam satu sachet mengandung gula hingga 35 gram. Anda bisa menghitungnya terlebih dahulu.

Apabila produk yang anda gunakan adalah sukrosa maka jumlah yang dianjurkan yakni 15 mg per kg berat badan anda. Dimana dalam satu sachet memiliki kandungan gula hingga 12 gr. Dan untuk stevia yang merupakan bahan yang banyak digunakan, anda bisa mengkonsumsinya 12 mg per kg berat badan anda. Dalam satu sachet pemanis rendah kalori ini memiliki kandungan gula sebanyak 35 gram.

Di Indonesia sendiri ada berbagai merk gula rendah kalori, salah satunya adalah diabetasol. Diabetasol zero calori ini menggunakan sukrosa sebagai bahan utamanya. Dimana dalam prakteknya sukrosa diklaim tidak memiliki kandungan kalori sama sekali. Keluaran dari kalbe ini juga tidak meninggalkan rasa pahit di lidah. Sehingga bisa menjadi alternatif anda dalam memilih gula dengan kalori yang rendah. Anda juga bisa menemukan merk ini diberbagai tempat.

Gula dengan rendah kalori bisa menjadi alternatif untuk anda yang sedang menurunkan berat badan maupun penderita diabetes. Selain keduanya semua orang juga boleh mengkonsumsinya asalkan takarannya tepat. Kehilangan rasa manis dalam hidup bukanlah hal yang mudah, anda bisa membeli berbagai merk gula rendah akan kalori. Apalagi harganya juga terbilang terjangkau seperti diabetasol yang memiliki harga mulai Rp. 28 ribuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *