Cara Membuat Tempe Olahan yang Tepat &

3 min read

Ini Dia Cara Membuat Tempe yang Mudah

Di indonesia terdapat satu makanan dari kedelai yang biasanya menadi favorit untuk sebagian golongan masyarakat yaitu tempe. Makanan yang satu ini bisa diolah menjadi berbagai cara, misalnya di goreng, ditepungi, maupun menjadi makanan berkuah.

Fakta lainnya dari makanan yang ini adalah bukan saja disukai masyarakat Indonesia tapi juga sudah menjadi produk yang populer di mancanegara loh!

Selain fakta yang sudah diungkap di atas, tahu nggak sih kalau Anda bisa membuat tempe sendiri, sehingga bisa menjadi ide bisnis atau sajian spesial saat hidangan tertentu.

Cara Membuat Tempe & Peralatan yang dibutuhkan

Cara membuat tempe

Alat-alat untuk membuat tempe

  • Alat penggorengan
  • Kipas
  • Dandang
  • Kompor gas
  • Saringan
  • Tampah
  • Baskom

Bahan membuat tempe

  • Daun pisang atau plastic sebagai pembungkus
  • Ragi tempe
  • Kedelai secukupnya

Cara Membuat Tempe yang mudah

Untuk keberhasilan pembuatan tempe sendiri sebenarnya diperlukan uji coba beberapa kali. Hal itu dimaksudkan agar kualitas tempe benar-benar bagus.

1. Pencucian Kedelai

Nah, untuk langkah pertama Anda harus mencuci kedelai yang ingin dibuat tempe agar segala kotorannya terangkat dan hilang. Karena kebersihan dari kedelai juga akan mempengaruhi kualitas tempe yang dihasilkan

Cuci bersih kedelai tersebut agar tempe yang Anda hasilkan berkualitas. untuk mencucinya sendiri cukup di siram dengan air bersih beberapa kali lalu tiriskan atau buang air bekas cucian kedelai.

2. Perendaman Kedelai

Kedelai yang telah dicuci bersih menggunakan air harus direndam dengan air bersih pula yang berfungsi untuk mengetahui mana kedelai yang bagus dan mana kedelai yang tidak bagus. Jika kualitasnya bagus maka ketika direndam dengan air tidak akan mengambang ke permukaan. Namun jika ketika direndam dengan air ada beberapa kedelai yang mengambang maka segera buang kedelai yang mengambang.

Selain itu, dengan adanya perendaman Akan sangat memudahkan Anda untuk membersihkan kulit ari dari kedelai. Jika kamu menggunakan kedelai yang masih ada kulit arinya maka Anda bisa melakukan cara ini.

Lama perendaman biasanya tergantung kondisi kedelai itu sendiri. Untuk membuat kedelai menjadi lebih lunak maka diperlukan perendaman yang lebih lama. Perendaman dilakukan semalaman agar membuat kedelai lebih lunak.

3. Peremasan Dan Pencucian Kedelai

Ketika perendaman sudah dilakukan, maka remas-remas kedelai tersebut. Hal ini dimaksudkan agar kulit ari yang ada pada kedelai dapat mengelupas dan Anda dapat membuang yang tidak diperlukan.

Setelah kulit ari dibersihkan dari biji kedelai, maka cuci kembali kedelai menggunakan air bersih dan jangan sampai ada kulit ari yang tertinggal.

4. Perebusan Kedelai

Setelah melakukan beberapa langkah di atas, maka kita masuk dalam proses perebusan. Kedelai yang sudah dibersihkan harus direbus terlebih dahulu. Masukkan kedelai yang telah bersih ke dalam wadah seperti panci kemudian rebus.

Perebusan kedelai haruslah menggunakan air yang bersih dan bukan air yang berasal dari PDAM. Air PDAM biasanya mengandung kaporit, sehingga ditakutkan akan mengganggu proses fermentasi yang akan kita lakukan selanjutnya Rebus kedelai hingga matang dan empuk. Jika kedelai yang direbus banyak maka waktu perebusan akan menjadi cukup lama pula, namun jika hanya sedikit maka tunggu beberapa menit saja.

5. Pendinginan Kedelai

Jika kedelai telah matang maka hilangkan uap panas dari hasil perebusan dan dinginkan untuk proses peragian.

Untuk memudahkan proses pendinginan Anda bisa meletakkan kedelai yang sudah di rebus pada wadah lebar seperti lengser yang berukuran cukup besar. Letakkan kedelai yang telah direbus ke dalam wadah tersebut sampai dingin. Anda juga bisa memanfaatkan kipas angin untuk mempercepat proses pendinginan

6. Peragian

Ragi adalah bagan yang sangat penting dalam pembuatan tempe. Karena proses peragian inilah yang akan menentukan apakah tempe yang Anda buat itu berhasil atau tidak.

Proses peragian ini dilakukan setelah kedelai benar-benar kering dan tidak ada uap sama sekali. Taburkan ragi ke atas kedelai yang sudah benar-benar dingin dan mengering dan jangan sampai Anda menaburkannya ketika kedelai masih dalam keadaan panas. Karena suhu yang panas aan menyebabkan mikroorganisme yang ada pada ragi mati dan proses frementasi dinyatakan gagal.

Untuk takaran dalam peragian, untuk kedelai sebanya 2 kg Anda membutuhkan sekitar 2 sendok makan ragi. Jika Anda membuat lebih banyak atau lebih sedikit dari 2 kg maka Anda bisa mengkakulasikan sendiri ragi yang harus digunakan.

7. Pembungkusan

Setelah proses peragian selesai. Proses yang selanjutnya adalah proses pembungkusan. Pada proses pembungkusan Anda dapat mencetak tempe terlebih dahulu, bisa berbentuk persegi panjang (balok) atau segitiga. Pembungkus yang digunakan pun bisa bermacam-macam, Anda bisa menggunakan plastic, daun pisang, ataupun daun jati.

Masukkan jedelai ke atas pembungkus. Jika Anda membungkus menggunakan plasti maka berilah lubang lebih dahulu plastic tersebut menggunakan lidi. Sebenarnya pembungkus yang baik digunakan untuk tempe adalah daun pisang.

Selain itu dengan melubangi plastic pembungkus sebelum digunakan dimaksudkan agar tempe mendapat pasokan udara yang cukup dan ingat jangan terlalu banyak memberi lubang pada plastik agar tempe yang telah dibungkus tetap berwarna putih dan bercita rasa enak

8. Fermentasi

Setelah dibungkus sedemikian rupa kemudian diamkan tempe tersebut dengan meletakkannya pada suhu ruang. Diamkan selama 24 jam pada suhu hangat agar proses frementasi semakin efektif. Untuk proses ini jangan menumpuk tempe karena pada saat proses frementasi berlangsung tempe akan mengeluarkan panas. Hal ini dilakukan agar tempe tidak matang terlalu cepat

Nah selain cara membuat tempe kami juga akan memberikan beberapa tips dan trik membuat tempe

Tips dan Trik Membuat Tempe

  1. Kedelai dengan kualitas bagus harus dipilih secara cermat. Belilah kedelai yang tidak tercampur dengan biji-bijian lain seperti kacang hijau dan lain sebagainya.
  2. Ketika mencuci kedelai pastikan kebersihannya. Baik kebersihan airnya ataupun kotoran yang berasal dari kedelai
  3. Pastikan peralatan yang digunakan juga peralatan yang bersih
  4. Pembungkus tempe memang bisa menggunakan plastik dan daun pisang. Namun untuk tempe dengan hasil paling baik bisa menggunakan daun pisang sebagai pembungkus
  5. Untuk mempercepat proses fermentasi, letakkan tempe yang sudah dibungkus pada suhu yang lebih hangat

Beberapa hal di atas adalah cara membuat tempe yang mudah. Anda bisa mulai mempraktekkannya di rumah dan jangan putus asa jika tempe pertama Anda gagal. Tempe buatan sendiri juga dirasa lebih aman dan pastinya Anda harus segera mencoba membuat tempe sendiri untuk keluarga Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *